Selamat Datang di Website Resmi Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Media komunikasi dan transparansi Pemerintah Desa Susut untuk seluruh masyarakat. Silahkan datang ke Kantor Desa Susut meminta PIN jika Anda ingin melihat data yang terdaftar di Data Kependudukan, atau ingin melaporkan sesuatu ke Pemerintah Desa. Bagi masyarakat yang ingin membuat surat, kini Kantor Desa Susut sudah bisa melakukan pencetakan surat online hanya dengan mengirimkan data sesuai form yang sudah tersedia di menu SURAT ONLINE, nanti masyarakat tinggal mengambil dan mencari Paraf & cap Kadus setempat, terkecuali Kadus setempat berada di Kantor Desa Susut  TERIMAKASIH.  NB: HARUS DIAMBIL SELAMA MASA SURAT MASIH BERLAKU.

Artikel

Profil Desa

29 Juli 2013 17:46:44  Administrator  3.131 Kali Dibaca 

Profile

Desa susut merupakan daerah dataran tinggi, terletak 4 km arah Selatan dari kota kecamatan Susut dan 10 km arah Barat kota Kabupaten Bangli, dengan luas wilayah 4,83 km2, dengan sebagian besar lahan digunakan untuk kegiatan pertanian, yakni seluas 216,00 Ha ( 0,45%).

Desa Susut Bangli yang meliputi 9 Banjar/Pekraman. Kesembilan Banjar tersebut adalah Banjar Pukuh, Banjar Penatahan, Banjar Penglumbaran, Banjar Lebah, Banjar Juwuk Bali, Banjar Manuk, Banjar Tangkas, Banjar Susut Kaja, dan Banjar Susut Kelod.

KEADAAN UMUM DESA

EKONOMI

Struktur perekonomian desa Susut didominsai oleh sektor pertanian, hal ini terlihat dari prosentase penggunaan lahan untuk usaha pertanian, yakni sebesar 50%, dengan sebagian besar penduduk menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Dimana sektor pertanian menjadi basis utama mata pencaharian penduduk. Sekitar 1030. jiwa atau 0,17% penduduk menggantungkan hidup dari sektor ini. Pertanian sawah menjadi kegiatan usaha utama bagi masyarakat desa, dengan produk unggulan berupa padi dan palawaija.

Masyarakat juga menggantungkan hidup dari sektor peternakan, dengan jenis ternak peliharaan seperti; sapi, babi, unggas dll. Sistim berusaha ternak yang dilakukan masyarakat masih bersifat tradisional, karena usaha ini diposisikan sebagi usaha sambilan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging keluarga.
Selain itu, ekonomi desa, juga digerakkan oleh sektor perdagangan dan industri kecil/rumah tangga.

SOSIAL DAN BUDAYA

Kondisi sosial budaya masyarakat desa akan sangat ditentukan oleh 4 pilar utama, yaitu penduduk, tingkat pendidikan, derajat kesehatan dan tradisi/budaya masyarakat desa.

Penduduk merupakan salah satu modal dasar dalam pembangunan, karena dilihat dari perannya, maka penduduk merupakan sumber daya manusia yang memiliki peran sebagai pelaku utama sekaligus sebagai pemanfaat hasil pembangunan Di sektor pendidikan, Pemerintah telah menyediakan berbagai fasilitas pendidikan mulai dari gedung, tenaga pendidik dan bahkan biaya pendidikan melalui program BOS. Semua ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan meninitikberatkan pada pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan pelayanan dan kualitas pendidikan serta peningkatan kapasitas masyarakat.

Sebagian besar penduduk berpendidikan tamat SD disusul dengan tamat SMP, SLTA, DI, SI 

Dibidang kebudayaan, perspektif budaya masyarakat sangat kental dengan nuansa budaya Bali, yang dijiwai oleh nilai-nilai agama Hindu. Philosofi Tri Hita Karena, menjadi tuntunan bagi masyarakat dalam mewujudkankesejahteraan lahir dan batin, yakni dengan menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, antara sesama manusia dan antar manusia dengan lingkungannya.Sementara di tingkat interaksi sosial, nilai-nilai paras paros sarpa naya salunglung sabyantaka ( kerukunan, keselarasan dan kepatutan) selalu menjadi pedoman dalam menciptakan ketertiban dan kedamaian dalam berinteraksi sosial antar masyarakat maupun dengan masyarakat lainnya;

KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Pemerintah juga telah menyediakan sarana prasarana kesehatan dan tenaga medis dalam rangka untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehata. Dan di bidang kesejahteraan masyarakat, Pemerintah juga telah meluncurkan berbagai program seperti raskin, bedah rumah dll, namun permasalahan di sektor ini masih tetap terjadi. Kemiskinan tetap menjadi permasalahan utama desa, dengan jumlah penduduk miskin 286 jiwa

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


WA Layanan Desa

Hubungi Kami

Hubungi Kami

Aparatur Desa

Peta Desa

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:145
    Kemarin:264
    Total Pengunjung:31.494
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:54.92.164.9
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

04 Agustus 2021 | 60 Kali
4.000kg BERAS BULOG UNTUK DESA SUSUT
24 Juli 2021 | 70 Kali
PAKET SEMBAKO PEMKAB BANGLI
07 Juli 2021 | 81 Kali
PENYERAHAN BLT TAHAP 7
06 Juli 2021 | 299 Kali
MUSYAWARAH DESA PEMBAHASAN RANCANGAN RKP-DESA T.A 2022
28 Juni 2021 | 78 Kali
GERTAK Vaksinasi Banjar Pukuh
28 Juni 2021 | 70 Kali
GERTAK Vaksinasi Banjar Juwukbali
26 Juni 2021 | 75 Kali
BULAN BUNG KARNO
29 Juli 2013 | 3.131 Kali
Profil Desa
22 Juni 2018 | 3.094 Kali
Sejarah Desa
01 Juni 2018 | 3.041 Kali
Lambang Desa Susut
01 Juni 2018 | 2.979 Kali
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa
01 Juni 2018 | 2.979 Kali
Selamat Datang di Website Resmi Desa Susut
24 Agustus 2016 | 2.965 Kali
Pemerintah Desa
24 Agustus 2016 | 2.956 Kali
Visi dan Misi
24 Januari 2020 | 121 Kali
Kegiatan POSYANDU LANSIA Desa Susut
01 Juni 2018 | 2.946 Kali
Karang Taruna
07 September 2020 | 79 Kali
MUSRENBANGDES DESA SUSUT T.A 2021
10 Oktober 2018 | 76 Kali
UPACARA MECARU
18 Maret 2021 | 55 Kali
PENYERAHAN BLT TAHAP 2 TAHUN 2021
26 Juni 2021 | 75 Kali
BULAN BUNG KARNO
30 April 2014 | 2.941 Kali
PKK